Pages

Rabu, 21 April 2010

Memaafkan diri seseorang


Mungkin diri kita semua masing2 pernah mengalami akan suatu kecerobohan dan kesalahan kepada orang2 disekitar kita, baik itu sahabat kita sendiri ataupun orang lain yang belum lama ini kita kenal tanpa kita sadari maupun kita sadari selama ini.

Dan apa yang ada dibenak kita jikalau kita membenci akan jati diri seseorang didalam kehidupan pribadi kita, mungkin secara pengamatan saya selama ini bisa sampai2 kita
tidak mau untuk mengajaknya berbicara atau berpaling wajah ketika bertemu dan berhadapan langsung dengan diri seseorang yang kita teramat benci yang begitu
mendalam selama ini.

Bukankah menyimpan suatu rasa benci dan dendam terhadap diri seseorang itu merupakan suatu beban hidup untuk diri kita sendiri dan juga Kenapa kita harus meminta maaf kepada seseorang yang telah kita musuhi selama ini???

Alangkah baiknya jikalau diri kita bisa memaafkan seseorang yang telah berbuat salah kepada diri kita ini, maka seketika itu juga beban emosi diri kita akan berkurang dengan sendirinya, dikarenakan kita ini manusia yang dilahirkan kemuka bumi ini tidak dalam keadaan yang sempurna, akan tetapi belajar untuk menjadi yang sempurna dari mempunyai suatu sifat yang tidak membenci, pendendam dan mudah untuk memaafkan
diri seseorang jikalau terbukti ataupun tidak terbukti orang itu bersalah terhadap diri kita selama ini.



Seringkali kita terasa sulit sekali untuk mengucapkan suatu perkataan permintaan maaf terhadap diri seseorang dan seringkali diri kita pun merasa gengsi untuk mengucapkan suatu permintaan maaf kepada seseorang yang telah kita kecewakan selama ini.

Janganlah kita ada suatu perasaan gengsi terhadap diri kita sendiri untuk meminta maaf kepada diri seseorang yang telah kita kecewakan selama ini baik itu usianya terpaut lebih muda dari usia kita.

Jikalau kita bisa memaafkan diri seseorang, maka beban hidup yang kita
jalani sekarang ini akan terasa ringan didalam kehidupan pribadi kita masing2.

Maka maafkanlah seseorang yang telah berbuat suatu kesalahan terhadap diri kita ini, dalam hati kita yang tulus murni memaafkan tanpa adanya suatu pemaksaan diri dan berterima kasihlah kepada orang yang telah kita benci selama ini, dikarenakan selama ini dia masih mau menerima suatu permintaan maaf dari diri kita sendiri.

Salam damai sejahtera selalu menyertai didalam kehidupan kita semua.

Dedicated By: Hian Cing

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...