Pages

Rabu, 21 April 2010

Ketidaksadaran anda dapat menghambat kemajuan diri anda sendiri

Jalan kepada pengenalan diri sendiri, dapat dihalangi jiwa tak sadar, yang banyak
mempengaruhi tingkah laku. Dr. Sigmund Freud, yang mendapat julukan "Bapak Psikoanalisa",
adalah orang yang pertama mengenal pentingnya fikiran atau jiwa tak sadar itu dalam
mempengaruhi dan menentukan tingkah laku.

Problema yang nyata timbul, karena alat-alat pengaman bertindak atau bekerja di bawah tak
sadar secara otomatis. Anda tentulah harus menjadi orang yang sangat ahli dalam hal ini
jika Anda ingin melihat dan menjenguk ke dalam diri Anda sendiri, dan untuk dapat "melihat"
ke dalam diri sendiri. Betapa sering Anda mengalami dan melakukan sesuatu hal yang
bertentangan dengan apa yang secara sadar ingin Anda perbuat.

Dr.William Menninger seorang dokter yang terkemuka berkata: Hal seperti ini sangat jelas
nampak pada orang yang tak dapat berhenti dari kebiasaan buruknya "makan terlalu banyak".
Mereka membuat segala macam tekad dan keputusan untuk satu diet, tapi nampaknya mereka
tidak berdaya untuk tetap melaksanakan tekad atau keputusannya itu. Nyata, beberapa
tekanan dari jiwa tak sadar mendorong mereka untuk terus melakukan hal-hal yang secara
sadar ingin untuk berhenti melakukannya.



Banyak eksekutif, pada satu waktu, mempunyai jenis kesukaran yang sama, dalam melakukan
dan menyelesaikan sesuatu tugas tertentu. Dia berjanji terhadap dirinya sendiri, untuk
membereskan atau menyelesaikan sesuatu tugas pada kesempatan yang pertama, tapi
nampaknya dia tak sanggup.

Dr. Burleigh B. Gardner, seorang antropologi sosial yang terkenal menunjukkan, bahwa
beberapa alasan-alasan mengapa para manajer menunda atau gagal, walaupun kesadaran
mereka menginginkan kemajuan, hal itu dikarenakan beberapa hal sebagai berikut:

1. Harga diri yang berlebih-lebihan. Karena merasa dirinya sangat penting. Sering orang
yang mampu tidak menyukai pekerjaannya diawasi, dan merasa sangat tersinggung terhadap
tuntutan-tuntutan yang dilakukan terhadap mereka.

2. Keinginan secara tidak disadari untuk memperoleh kedudukan dan nama yang sangat
penting. Pekerjaan mereka sebagai manajer dalam kedudukannya sekarang, baginya
hanyalah sebagai alat atau lompatan untuk tujuan lain. Pada dasarnya dia mempunyai
perhatian dan minat untuk pekerjaan atau tugas yang sedang dipegangnya sekarang dan
karena itu juga kurang memperoleh kepuasan.

3. Ketidak-sanggupan untuk menyediakan tempat buat orang lain. Banyak orang, walaupun
sadar mereka menghendaki bekerja sama dengan orang lain, tapi nampaknya mereka tidak
mengambil langkah untuk melaksanakannya. Mereka merasa tidak enak akan kemajuan dari
setiap orang. Walaupun orang ini mungkin memberi Anda alasan-alasan dari tingkahnya itu,
bahwa keadaan yang sesungguhnya secara tidak disadari ialah: bahwa di bawah
ketidak-sanggupan mereka itu untuk bekerja sama dengan orang lain, terletaklah suatu
kebencian yang mendalam terhadap orang-orang lain.

4. Perlawanan terhadap kekuasaan. Ahli-ahli psikologi menunjukkan, bahwa perlawanan
terhadap kekuasaan (authority), mengambil banyak bentuk yang terselubung, seperti
keterlambatan yang kronis, lupa terhadap pertemuan-pertemuan yang paling penting, dan
kelupaan pesan-pesan untuk atasan, menuntut kelebihan dan keistimewaan, serta sikap tidak
memperdulikan pengarahan dan perintah. Orang yang melakukan taktik-taktik seperti itu,
barangkali tidaklah sadar dari kenyataan, bahwa dia melakukan perlawanan menentang
atasannya, karena dia takut penolakan. Tingkah lakunya itu seolah-olah berkata, "Saya tahu
Anda tidak menyukai saya, jadi saya akan menolak Anda, sebelum Anda mempunyai suatu
kesempatan untuk menolak saya."

Jadi kita lihat, seseorang itu mungkin tidak sadar akan kenyataan, bahwa diri sendiri yang
menghambat jalannya sendiri. Sebagaimana diceritakan penggubah sandiwara yang terkenal,
Ben Hecht: Seorang yang bijaksana, hanyalah mempunyai satu musuh, yaitu dirinya sendiri.
Musuh ini adalah seorang yang sukar untuk diabaikan dan mempunyai banyak tipu muslihat.
Dia menyerang seseorang dengan menanamkan rasa takut dan kebimbangan. Dan dia selalu
mencari untuk melepaskan atau menyesatkan orang dari tujuannya. Dia adalah suatu musuh
yang tak dapat dilupakan, tapi tetap menipu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...